Penjelasan 2 Laut yang Tidak Bercampur Menurut Ilmu Pengetahuan

Fenomena 2 laut yang tidak bercampur menjadi isu paling hangat pada abad 20 setelah ditemukan. Fenomena ini menjadi perhatian besar bagi kalangan ilmuan karena benda cair yang sejatinya dapat bercampur namun tidak bercampur dan meninggalkan batas antara kedua lautan dengan jelas.

Fenomena alam unik ini terjadi di Selat Gibraltar yang memisahkan Benua Eropa (Spanyol) dengan Benua Afrika (Maroko). Beberapa ahli kelautan terus menggali informasi mengapa hal unik ini bisa terjadi. Apalagi mengingat bahwa fenomena alam ini sangat menyita perhatian dunia.

Sebagian ilmuan berpendapat bahwa fenomena ini terjadi karena ada perbedaan pada kedua lautan. Laut Atlantik dan Laut Tengah dianggap memiliki beberapa perbedaan. Hipotesisi ini diambil demi menjawab semua pertanyaan-pertanyaa terkait terpisahnya dua lautan. Lantas bagaimana penjelasan islam terhadap fenomena 2 laut yang tidak bercampur tersebut?

Dijelaskan dalam Al-Qur’an

Sebagai sebuah kitab suci, Al-Qur’an umumnya adalah percakapan antara Allah SWT dengan Nabi Muhammad SAW. Dalam lebih dari 6000 ayat tersebut, ada cerita tentang sejarah, syariat, hukum, bahkan juga menceritakan tentang kejadian-kejadian saintifik. Salah satunya adalah menjelaskan tentang fenomena 2 laut yang tidak bercampur tersebut.

Allah SWT dalam firman-Nya menyebut bahwa fenomena ini “Dia membiarkan dua lautan mengalir dan kedua kemudian bertemu serta Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing“ (QS. Ar Rahman: 19-20). Fenomena yang baru diketahui abad 20 ini nyatanya sudah dijelaskan lebih dari 1400 tahun lalu.

Beberepa ilmuan berpendapat bahwa Al-Qur’an adalah sumber informasi sains yang banyak ilmuan tidak ketahui. Bahkan ilmuan muslim modern menyebut bahwa beberapa fenomena-fenomena yang dijelaskan dalam Al-Qur’an namun saat ini belum ditemukan, di masa mendatang akan diketahui oleh dunia luar.

Perbedaan 2 Laut

Para ilmuan yang melihat fenomena ini akhirnya melakukan banyak penelitian demi menjawab rahasia di dalamnya. Garis batas 2 laut yang tidak bercampur, Lautan Atlantik dengan Lautan Tengah disebut halocline yang menurut mereka memiliki karakteristik berbeda. Suhu air, kadar garam, hingga kerapatan air dari kedua lautan.

Dalam penelitian tersebut, para ahli menyimpulkan bahwa suhu air Laut Tengah adalah 11,50 C. Salinitas atau kadar garamnya berkisar di angka lebih dari 36,5 per mil. Sedangkan kepadatan air Laut Tengah sangat tinggi. Ini bisa jadi karena lingkungan panas di sekitar Laut Tengah.

Sedangkan untuk Laut Atlantik, suhu air laut tercatat di angka 100 C.untuk salinitas atau kadar garam di angka kurang dari 36 per mil. Dan sedangkan untuk kerapatan atau density air Laut Atlantik lebih rendah jika dibandingkan dengan Laut Tengah yang mungkin dipengaruhi oleh iklim dingin.

Perbedaan Sifat Air

Buku berjudul Alqur’an Vs Sains Modern Menurut Dr. Zakir Naik menyebutkan bahwa fenomena 2 laut yang tidak bercampur ini sudah di teliti oleh ilmuan asal Perancis, Cousteou. Dalam laporanya disebutkan bahwa kedua laut tampak dihalangi oleh tabir tipis sehingga kedua lautan tidak bercampur.

Bahkan dalam penelitianya, kedua lautan memiliki flora dan fauna bawah air yang berbeda-beda. Ini menjelaskan mengapa karakteristik dari kedua lautan baik dari salinitas, densiti, hingga sifat lainya berbeda satu sama lain. Tentu saja hal ini menjadi fenomena yang sangat menarik bagi dunia oseanologi.

Seakan Terhalang Oleh Tabir

Dua laut yang bertemu namun tidak bercampur memang menakjubkan bagi dunia ilmu pengetahuan. Bagaimana tidak, sifat benda cair seharusnya sama sehingga bisa saling bercampur. Namun tidak bagi Laut Tengah dan laut Atlantik, keduanya seakan dipisahkan oleh tabir tipis sehingga persimpangan dari keduanya terlihat jelas.

Hal ini sebenarnya juga sudah di Firmankan Allah dalam QS AL Furqan: 53 “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir berdampingan, yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit, dan Dia jadikan antara keduanya dinding batas yang menghalangi.”

Para ilmuan menyebut bahwa masa jenis kedua lautan berbeda. Hal ini juga yang menyebabkan mengapa keduanya tidak bisa bercampur. Ini seperti ada sebuah penghalang yang menghalangi kedua lautan bercampur. 2 laut yang tidak bercampur Ini mirip seperti yang ada di Teluk Aden dan Laut Merah.

Bagikan:

Menu