Bukan hanya rendang, ini beberapa olahan sapi yang menjadi makanan khas Sumatera Barat

kuliner

Sumatera Barat merupakan provinsi dimana hampir seluruh masyarakatnya ber-etnis Minangkabau. Sumatera Barat terkenal akan kelezetan makanannya. Hal ini dikarenakan orang Minang mempunyai cita rasa yang unik dan khas, sehingga tidak heran makanan asal sumatera barat disukai oleh banyak orang. Salah satu makanan yang paling terkenal yaitu rendang.

Rendang atau dalam bahasa Minang disebut Randang, adalah olahan daging sapi atau kerbau yang dimasak dengan bumbu rempah yang melimpah. Sebut saja aneka bumbunya yaitu cabai , serai, lengkuas, kunyit, jahe, bawang putih, bawang merah dan aneka bumbu lainnya yang biasanya disebut sebagai pemasak.. Belum lagi dengan tambahan santan sebagai campuran saat rendang dimasak yang membuatnya semakin melimpah akan rempah. Dengan campuran bumbu rempah yang sebanyak itu, membuat cita rasa olahan daging ini menjadi gurih dan pedas. Tak heran Rendang menjadi makanan World’s 50 Most Delicious Food dari CNN .

Tapi,bukan Cuma rendang lho sobat halal, yang menjadi makanan khas Minang! Ini beberapa kuliner khas Sumatera Barat yang terbuat dari olahan sapi dan kerbau

1. Gulai Banak

(pinterest.com)

Pertama, Gulai Banak atau yang biasa disebut Gulai Otak. Merupakan makanan berbahan dasar otak sapi,yang diolah dengan rempah-rempah melimpah seperti cabai , serai, lengkuas, kunyit, jahe, bawang putih, bawang merah dan bumbu rempah lainnya. Pembeda gulai ini dengan gulai khas minang pada umumnya adalah adanya tambahan  asam kandis dan daun mangkokan yang dihaluskan, guna untuk mengurangi bau amis pada otak sapi. Perpaduan rempah-rempah dan otak sapi yang telah dibuang kulit arinya, menghasilkan hidangan  bercita rasa gurih dan tekstur lembut pada otak sapi,  dengan kuah gulai kental berbumbu. Sudah kebayang dong, bagaimana lezatnya makanan ini.

Tapi, Sobat halal harus berhati-hati ya saat mengkonsumsi gulai banak ini, karena kandungan kolesterolnya cukup tinggi.

2. Gulai Tambusu

(reseppedia.com)

Selanjutnya ada Gulai tambusu. Gulai yang terbuat dari olahan usus sapi yang sudah dibersihkan, lalu diisi dengan campuran adonan tahu dan telur yang dihaluskan bersama bumbu-bumbu rempah ini memiliki bentuk seperti sosis yang melingkar.   Makanan ini bercita rasa sedikit asam tetapi tetap gurih, dan memiliki kuah berwarna orange.Sajian hidangan gulai tambusu akan semakin lengkap disantap bersama nasi putih hangat serta daun singkong yang direbus dan juga sambal ijo khas Padang.

3. Gulai Tunjang

(resepkoki.id)

Ketiga, Masakan yang berbahan utama kaki sapi yang terdiri dari kulit, tulang rawan, dan otot ini dinamai “Gulai Tunjang”. Kuliner khas Sumbar ini dimasak dengan kuah santan merah pedas dan bertekstur kenyal juga empuk. Biasanya, gulai tunjang paling enak disantap dengan sayur singkong, cabai hijau, dan lauk lainnya. Namun, di salah satu daerah di Sumbar yaitu Pariaman, Tunjang biasa dihidangkan dengan ketupat (katupek), yang lazim dikenal sebagai “Katupek Gulai Tunjang”.

 

 

4. Gulai Gajeboh

(resepmakanan.netlify.app)

Terakhir, Gulai Gajeboh. Gulai yang dibuat dari daging sapi bagian punuk. Gulai terkenal yang terkenal satu ini mengandung kolesterol yang tinggi karena punuk sapi terdiri atas gajih atau lemak yang cukup banyak. Selain dibuat dari bagian punuk yang tinggi lemak, Gulai Gajebo juga ditambahkan daging dan gajih atau lemak gurih yang melekat pada daging.Sehingga ketika digigit akan terasa seperti sedang mungunyah tulang muda dengan sensasi kriuk.

 

 

Karena kadar gajih atau lemaknya tinggi, sebaiknya Gulai Gajeboh disantap dalam keadaan panas, agar kandungan lemaknya tidak menempel di langit-langit mulut. Atau bisa juga dinetralisir dengan menyeruput teh tawar panas, untuk melumerkan sisa lemak yang tersisa di dalam mulut.

Untuk menyantapnya, Sobat Halal harus ingat kolesterol ya!

Bagikan:

Menu