Ingin diet? Ikuti Pola Makan Sehat Ala Rasulullah

gaya hidup

Memiliki tubuh sehat dan ideal adalah impian setiap orang. Selain dapat menjaga kesehatan, tubuh ideal adalah salah satu kriteria untuk menunjang kepercayaan diri dalam hal penampilan. Seseorang yang memiliki tubuh ideal akan terlihat lebih menarik dan berkharisma dari pada seseorang yang memiliki boboh tubuh terlalu gemuk atau terlalu kurus.

Tidak sedikit orang  yang melakukan diet demi memiliki berat badan yang dianggap ideal dengan berbagai cara, bahkan dengan mengonsumsi obat tertentu. Memiliki tubuh yang terlampau kurus atau pun sebaliknya kelebihan berat badan dapat berdampak buruk pada kesehatan. Namun kerap kali mereka salah menerapkan program diet dan justru menambah permasalahan lain bagi tubuhnya, misalnya diet yang terlalu ketat sehingga menyebabkan kurang nutrisi atau bahkan sampai anoreksia.

Sebenarnya kita tidak perlu melakukan program diet untuk mendapatkan tubuh yang ideal. Hanya dengan mengikuti kebiasaan Rasulullah seperti pola makan sehat yang dilakukan oleh Rasulullah kiat akan mendapatkan tubuh yang ideal sekaligus sehat. Karena Rasulullah adalah tauladan yang paling baik dalam berbagai hal.

Nah, Berikut pola diet sekaligus pola makan sehat yang diajarkan Rasulullah.

1. Niatkan karena Allah

Satu hal penting sebelum memulai pekerjaan adalah meluruskan niat. Niat itulah yang menjadi sandaran kita, dalam menentukan tujuan. Niat ini penting sekaligus unik. Karena niat tempatnya di hati, maka tidak kasat mata. Hanya diri kita dan Allah yang tahu. Begitupun dengan diet, niatkan hanya kepada Allah SWT, dengan tujuan diet untuk memiliki tubuh yang ideal akan membuat tubuh lebih sehat dan jauh dari berbagai macam penyakit.

2. Melaksanakan puasa wajib dan sunnah

            Puasa wajib adalah ibadah puasa yang dilakukan pada bulan ramadhan. Sedangkan puasa sunnah ialah badah puasa yang dilakukan dihari-hari tertentu seperti puasa senin dan kamis maupun puasa sunnah lainnya. Dengan melaksanakan puasa sunnah dapat mengendalikan nafsu makan.

Puasa juga membatasi asupan yang memungkinkan hati menjadi lebih bersih, sehingga bisa menerima hal-hal positif dari lingkingan sekitar. Dengan puasa, makan asupan yang bernutrisi, dan melakukan kegiatan positif maka tubuh lebih sehat serta bisa beribadah dengan baik.

Namun, jangan pernah menitik beratkan niat ibadah puasa hanya untuk menurunkan berat badan. Niatkanlah murni karena Allah subhana hua ta’ala.

3. Rutin memakan buah dan sayur

Kebutuhan makan bagi tubuh kita bukan hanya terletak dari jumlah makanan yang kita lahap sehari-hari, akan tetapi juga dari nilai gizi dan serat yang terkandung di dalamnya. Terlebih dari pada itu, kehalallan makanan juga sangat penting karena dari makanan yang halal maka insya Allah tubuh akan lebih sehat dan bugar meskipun makanan yang di konsumsi tidak mewah dan tidak banyak jumlahnya.

Buah dan sayur merupakan makanan yang mengandung banyak serat. Selain itu, buah dan sayur juga termasuk makanan yang sehat, karena kandungan gulanya tidak setinggi sumber energy lainnya, tak hanya rendah gula, buah dan sayur mempunyai manfaat mengeluarkan lemak dan kolesterol jahat, manfaat itulah yang dapat membantu menurunkan berat badan.

4. Tidak tidur setelah makan berat

            Tidur setelah menyantap makanan berat merupakan kebiasan buruk yang sering kali dilakukan oleh manusia. Hal ini memang saling berkaitan saat kelaparan kita akan makan dengan jumlah yang lebih banyak karena perut menuntut diisi hingga penuh atau kenyang, namun kemudian akibatnya adalah perut menjadi terlalu kenyang dan mata berat atau mengantuk, lalu seterusnya adalah setan yang membujuk untuk istirahat dan tidur.Tidur setelah makan akan menyebabkan perut menjadi buncit dan tubuh menjadi lebih gendut.

Adapun pola makan Rasulullah adalah

Di pagi hari, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al Qur’an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Pada dasarnya, bisa menjadi obat berbagai penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.

Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam senantiasa mengonsumsi tujuh butih kurma matang. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.

Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengonsumi makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.

Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selalu mengonsumsi buah dan sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

Selamat mencoba ya, Sobat Halal!

Bagikan:

Menu