Pentingnya Studi Kelayakan, Berikut Aspek yang Perlu Diperhatikan

Memulai bisnis memang butuh perencanaan yang matang. Tidak ada pengusaha yang menginginkan bisnisnya tidak berjalan dengan lancar. Salah satu yang dapat membuat bisnis tidak berjalan lancar adalah poin “layak atau tidak layaknya” bisnis berjalan. Jangan sampai ketika kita hendak berbisnis, di tengah perjalanan ide-ide yang kita eksekusi malah gagal. untuk itu kita memerlukan jasa pembuatan studi kelayakan bisnis.

Studi kelayakan bisnis patut untuk diimplementasikan. Lantas apa itu studi kelayakan bisnis atau biasa disebut dengan SKB? SKB adalah kegiatan mendalam untuk usaha yang dijalankan dalam rangka menentukan layak atau tidak layak suatu bisnis.  Studi kelayakan biasanya dilakukan oleh perusahaan sebelum melakukan eksekusi rencana bisnis.

Lantas, apa saja faktor yang membuat studi kelayakan bisnis ini gagal?

Faktor yang membuat studi kelayakan bisnis ini mengalami kesalahan diantaranya: data dan informasi yang didapat kurang lengkap, tidak teliti, salah perhitungan, pelaksanaan pekerjaan salah, kondisi lingkungan sekitar maupun unsur sengaja oleh pembuatnya.

Aspek-Aspek dalam Kelayakan Bisnis:
  1. Pasar: Pasar adalah tempat dimana berkumpulnya penjual dan pembeli. Maka, dalam bisnis, pasar perlu menjadi perhatian. Tanpa adanya permintaan barang dan jasa, bisnis tidak akan berhasil. Misalnya: saat Anda membangun bisnis kuliner rendang, namun Anda salah dalam menentukan pasar. Tentu, tidak ada sama sekali yang ingin membeli rendang Anda. Aspek pasar menjadi awal penentuan studi kelayakan dikarenakan produk harus sesuai dengan target, kecenderungan permintaan atas produk yang menunjukkan kenaikan, kualitas produk dan jasa.
  2. Internal Perusahaan: aspek internal adalah aspek yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri. Misalnya: penentuan segmen, target dan posisi produk, kajian untuk memahami sikap konsumen, hingga menentukan strategi pemasaran produk & jasa.
  3. Aspek Teknis dan Teknologi: aspek teknis adalah aspek yang berkenaan dengan pengoperasian produk dan jasa. Studi aspek teknis dan teknologi mampu mengungkapkan kebutuhan yang diperlukan dan bagaimana secara teknis proses berjalan. Misalnya: bisnis pelatihan, perlu dikaji siapa pengajar yang diturunkan, teknologi pembelajaran seperti apa yang akan digunakan apakah sistem online atau offline, materi penyampaian hingga lokasi tempat pelatihan.
  4. Sumber Daya Manusia: SDM adalah aspek yang sangat penting. Tanpa adanya SDM, bisnis tidak akan berjalan. Bayangkan jika SDM yang kerjanya kurang maksimal? Pasti proses bisnis pun akan berjalan lambat.
  5. Manajemen: dalam bisnis perlu adanya aturan-aturan. Studi manajemen bisa dilaksanakan dua macam. Pertama, manajemen saat membangun proyek bisnis, kedua manajemen operasional rutin.
  6. Keuangan: Bicara soal bisnis tentu bicara soal untung dan rugi. Pada akhirnya, aspek keuangan menjadi poin penting. Aspek ini berkaitan jumlah dana yang diperoleh dan proyeksi pengambalian tingkat biaya modal.
  7. Ekonomi dan Budaya: Eknomi berkaitan dengan apakah bisnis mengurangi pendapatan penduduk setempat atau malah sebaliknya. Seperti: seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, pendapatan nasional atau upah rata-rata. Sedangkan dari sisi budaya mengkaji dampak bisnis terhadap kebiasaan masyarakat setempat.
  8. Aspek hukum dan legalitas: bisnis yang sedang dibangun harus legal dan sah di mata hukum. Hal ini berkaitan dengan izin usaha, izin lokasi, hingga teknis operasional cara mendapatkannya.
  9. Aspek lingkungan: Bisnis apakah berdampak pada aspek lingkungan seperti air, udara, dan tanah? Apakah pembangunan bisnis bisa membuat lingkungan tetap aman. Seperti tidak menyebabkan banjir, tanah longsor, dan polusi udara.
Kenapa SKB sangat penting bagi perusahaan?

 

  1. Menentukan nasib bisnis yang lebih baik

jasa studi kelayakan akan membantu para “owner” atau pengusaha untuk merencanakan bisnis dengan matang. Studi ini akan menguji sejauh mana konsep bisnis yang dirancang dan diaplikasikan di dunia nyata. Sehingga, ide-ide yang ada dapat teraplikasi dengan baik.

 

  1. Perencanaan lebih mudah

Adanya analisa akan membantu Anda dalam merealisasikan program-program perusahaan. Analisa yang baik akan membantu Anda dalam merencanakan segala hal yang menyangkut dengan kegiatan perusahaan.

 

  1. Mampu dalam Pengawasan dan Pengendalian

Adanya laporan analisa mengenai studi kelayakan sebuah bisnis akan menjadi panduan bagi pihak-pihak berwenang dalam hal melakukan pengawasan. Pengawasan dan pengendalian dalam operasi sebuah perusahaan besar perlu dilakukan secara berkesinambungan.

Bagaimana, Anda siap untuk melakukan uji kelayakan pada bisnis Anda? Pastikan Anda memilih konsultan bisnis yang sudah berpengalaman. anda bisa menguhubungi jasa pembuatan studi kelayakan  atau di website klik di https://grapadikonsultan.co.id/

 

 

 

 

 

Bagikan:

Menu