Cara mendidik anak yang baik dan benar di zaman now

Setiap orang tua pasti memikirkan bagaimana cara mendidik anak yang baik dan benar agar sang anak tidak terjerumus dalam pergaulan yang tidak sehat. Orang tua menginginkan anak-anaknya menjadi pribadi yang pemberani, mandiri, suka menolong, dan membela kebenaran.

Anak dan remaja merupakan khalayak khusus yang rentan terhadap pengaruh media. Jangan heran, jika saat ini anak-anak mengalami tumbuh kembang yang begitu cepat. Sehingga generasi saat ini mendapatkan label dengan sebutan kids zaman now yang berarti mengalami perkembangan begitu cepat yang tidak sesuai dengan kapasitas usia mereka.

Melihat kenyataan tersebut, para orang tua tentu dihadapkan pada tantangan berat. Saat ini, mau tidak mau, orang tua dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman yang sesuai dengan dunia mereka. Orang tua tentunya masih ingat dengan Perkataan dari sahabat Rasulullah Saw. Yakni Ali bin Abi Thalib.

“Wahai kaum muslimin. Didiklah anak-anakmu sesuai zamannya karena mereka hidup bukan di zamanmu.”

Generasi kids zaman now adalah generasi yang di mana anak-anak meniru apa yang dilihatnya baik dalam keseharian, maupun di media massa. Medialah yang akhirnya membentuk sebagian kepribadian generasi saat ini. Misalnya, sebuah tayangan di televisi yang menyajikan adegan-adegan visual dalam sebuah acara, maka dari situlah awal mulanya anak-anak melakukan proses peniruan.

Jangan terkejut ketika melihat anak-anak sekarang berpenampilan layaknya seperti orang dewasa. Ibarat sebuah bumbu dalam masakan, yakni ‘micin’.

Lalu, bagaimana seharusnya peran orang tua dalam mendidik anak di zaman now? Berikut penjelasannya, dilansir dari islampos.com:

1. Ciptakan Suasana Demokratis

Bersikap otoriter, menganggap diri kita sebagai yang paling tahu dan berpengalaman sehingga mereka tak diperbolehkan membantah sebua pernyataan. Ini merupakan sesuatu yang keliru, jika mereka dipaksa harus selalu menurut apa pun yang dikatakan, dikhawatirkan tindakan ini bisa menghambat kemandirian dalam diri anak. Apalgi jika mereka melakukan kesalahan, lantas kita bentak dan dipukul. Tentu saja tindakan ini sangat tidak tepat an akan merusak mental mereka.

Ketika ada masalah, orang tua harus menjelasakannya sesuai dengan kerangka berpikir mereka ‘apa dan mengapa’ sebabnya. Dengan begitu, kita sebagai orang tua secara tidak langsung telah menumbuhkan sikap demokratis.

2. Menjadi Teladan

Keteladanan adalah salah satu metode yang bagus dalam mendidik anak-anak baik di lingkungan keluarga, maupun sekolah. Mereka akan meniru perilaku orang dewasa yang berada di sekitarnya. Oleh karena itu, keteladanan merupakan media yang paling efektif bagi anak-anak menuju keberhasilannya.

3. Berikan Pengakuan dan Penghargaan

Jangan pernah malu untuk memberikan sebuah pengakuan dan penghargaan yang tulus kepada anak-anak atas tugas-tugas sederhana yang telah mereka kerjakan. Jangan sekali-kali meremehkan hasil kerjaan mereka. Penghargaan awal ini akan memberikan semangat baru dalam kehidupan mereka untuk melakukan tugas-tugas selanjutnya yang lebih besar.

4. Menyamakan Visi

Dua kepala sekalipun sedarah mempunyai isi yang berbeda. Generasi old (generasi tua) cenderung menginginkan sesuatu yang nyaman, sebaliknya generasi now (generasi masa kini) zona zaman sering dianggap akan membuat hidup berjalan di tempat, kalau tidak malah tertinggal zaman (kuper). Jalan menuju kemajuan menruut generasi zaman now hanya bisa didapat lewat perubahan. Dua visi memungkinkan bisa diajak jalan beriringan. Itu sebabnya, menyamakan visi dua generasi sangatlah penting sebelum memulai pembenahan.

Bagikan:

Menu